Jumat, 19 Desember 2008

BUNGA-BUNGA PLASTIK

Wahai bunga plastik

rupamu indah menawan

jadikan hiasan kembang setaman

tak pernah kau layu

tak jua berubah warnamu

walau sang bayu menggodamu

tak pernah kau palingkan wajahmu

wahai bunga plastik

walau tak kau tebar aromamu

semua terpesona memandangmu

tapi sungguh malang nasibmu

tak satupun kumbang mau mendekatimu

karna kau hanyalah bunga2 plastik

yang tak bermadu.........


Thursday, December 18, 2008, 02:31:01 AM


arcawinangun


toko sementaraku selama pak candra cuti nikah entah siapa dia, aku belom mengenalnya, bertemu pun belum. aku telah merubah sebagian bukan tampilan tapi kejiwaannya yang kurubah, maksudku bagian administrasinya. kusesuaikan sesuai standar yang kuketahui. kudapat ilmu ini dari pak Bayu, kepala tokoku di KAMPUS, toko pertamaku.

aku di sini selama sepekan dari tanggal 14 s.d. 20 Desember 2008 kuharap aku bisa kembali ke kampus lagi pada tanggal tersebut. dengan sales yang kecil hanya sekitar 3 juta-an, aku mulai bosan dengan ini, toko sepi bisa disambi tidur. tapi ada yang menyenangkan di sini. kasir-kasirnya cerdas. satu bernama ajeng tri yuliani putih cantik cerdas, dan yang satunya lagi adik kelasku satu SMA namanya susiana rahayu berjilbab rajin dan menurut. semua kelebihan itu yang tidak dimiliki oleh kasir kampus yang serba membosankan. yah, semua ada kelebihan dan ada kekurangannya. rumah ajeng di purwokerto saja di pancurawis berangkat kerja dia naik motor (dilaju), sedangkan rumah susi di cilacap belum bisa kos karena gajinya masih dipending sedangkan saat ini dia tiduk di toko bersama kami di kamar tersendiri.


menurutku kelebihan kampus :

lingkungannya menyenangkan misal ada banyak warnet & rental komputer yang memang hobiku main komputer, lebih banyak cewek-cewek cantik nan sexy, lebih lagi kondom laku keras dan yang beli cewek-cewek itu; ada atasan yang mengerti dan memahami tentangku, atasan yang mau mengajariku tentang semua yang harus kuketahui.


sedangkan kekurangannya :

fasilitas kampus sudah tidak memadai lagi, banyak fasilitas toko yang sudah hilang atau rusak misal tidak ada tangga, kasurnya sudah jelek tipis seperti kertas bahkan lebih nyaman aku tidur pakai kertas alias kardus. kasir-kasirnya membosankan tak ada yang akur denganku, apalagi si kenti kalo dipanjangkan namanya menjadi kentir, mungkin aku sudah ditakdirkan untuk dalam bahasa jawanya 'padu' dengannya, tidak ada cocoknya sama sekali, selalu cek-cok.


kelebihan arcawinangun :

lingkungannya baru, fasilitas baru segalanya serba baru, bahkan personil baru-baru karena yang lama sedang cuti. karena baru apa pun yang aku inginkan masih ada, apa yang harus kukerjakan masih dapat dilihat dan kukerjakan. dari administrasi hingga personil toko, hingga tampilan toko. untuk tampilan toko aku tak berani banyak merubah karena hal itu sudah ada yang lebih berwenang, setiap toko telah memiliki layout sendiri-sendiri. kelebihan lain seperti yang sudah kusebutkan di atas yaitu tentang kasirnya, kasir di sini lebih mengerti apa yang ku inginkan daripada kasir kampus. kasir di sini dapat bekerja sesuai aturan lain dengan kasir kampus yang maunya bekerja semaunya sendiri.


kekurangan arcawinangun :

personilnya kebanyakan baru, rikuh-rikuh agak tidak peduli aku bersama mereka. sebagian di antara mereka jabatannya lebih tinggi dariku tapi kebanyakan proses administrasi aku sendiri yang melaksanakannya. lingkungannya sepi nyenyenyet, sales kecil

tulus, jika kamu membaca tulisan ini, kuberitahukan sedikit bahwa sebagian dari isi blog ini adalah bukan tulisanku. biasanya di akhir tulisan kuberi keterangan dari mana aku mendapatkan catatan itu. misalnya pada postingan benang sutra sang laba-laba di akhir catatan kuberi keterangan bahwa catatan itu kudapatkan dari kepala tokoku alias atasanku. begitu. paham?????

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Monggo....dipun komentari.....