Sabtu, 14 Juni 2014

Reuni Daring

Malam ini aku dikejutkan dengan bunyi notifikasi aplikasi ponsel: WhatsApp. Terasa aneh saja, padahal aplikasi ini sudah berkali-kali mengeluarkan bunyi yang serupa. Tapi kali ini rasanya benar-benar membuatku penasaran. Ah, ternyata teman-teman sekelasku semasa SMA yang memicu notifikasi tadi.

Ya, teman-temanku membuat grup chat khusus melalui aplikasi tadi sebagai ajang silaturrahmi di antara kami. Aku sendiri sudah menggunakan aplikasi tersebut sejak beberapa bulan yang lalu, bahkan sebelum aku punya ponsel android (saat itu aku menggunakan virtualisasi melalui laptop). Kalau boleh kubilang, ini menjadi bukti kalau kami masih kompak.

Sebelumnya, sebelum aku kenal aplikasi semacam ini, ada fesbuk (baca saja demikian). Sesuai dengan slogannya fesbuk memang menyatukan kita dengan orang-orang di sekitar kita bahkan yang jauh terhubung secara virtual melalui dunia maya. Melalui fesbuk kita seolah dapat membaca pikiran orang lain, melihat aktifitas sehari-harinya, lama-lama mungkin kita dapat meramal nasib orang lain. Di fesbuk ada fasilitas yang namanya group. Di dalam group pun ada fasilitas tambahan berupa catatan, event, bahkan group chat (yang ini entah masih ada atau tidak). Oleh admin, group dapat diset terbuka, tertutup, maupun rahasia (tak perlu dijelaskan).

Ketika aku masih menggunakan itu fesbuk, aku juga sempat tergabung dalam berbagai grup (rasanya ini penulisan yang lebih benar). Termasuk salah satu di antaranya ialah grup alumni SMA N 1Sidareja, dan lebih spesifiknya kelas IA (Ilmu Alam) 3 yang oleh sang admin diberi nama LOVE IA3 '04 (kalo gak salah). Padahal kalau aku boleh protes, kita tergabung sebagai IA 3 bukan pada tahun 2004 melainkan tahun 2005 saat kenaikan kelas ke kelas XI dan kita lulus pada tahun 2007. Hehehehehe.....

Terlepas dari hal itu, adanya grup tersebut dirasakan oleh setiap anggota sangat membawa manfaat. Masing-masing dapat sekedar saling bertanya kabar maupun bertukar/berbagi cerita satu sama lain. Manfaat tersebut merepresentasikan seolah kita dapat melakukan reuni setiap hari bahkan setiap saat melalui media online (daring; dalam jaringan).

Kalau dilihat grup watsap (lebih asyik ditulis demikian) tadi, sepertinya baru dibuat beberapa menit sebelum notifikasi pertama tadi berbunyi. Ah ya, biasanya apa-apa yang baru memang akan ramai. Tapi aku berharap grup ini tidak hanya ramai di awal saja namun akan selalu ramai. Nah, baru saja grup itu dibuat sudah ada undangan nikah dari seorang teman yang seangkatan namun berbeda kelas.

Terima kasih buat Dedew yang berinisiatif membuat grupnya, terima kasih buat Hifni yang (setauku) telah mengundangku ke grup. Dan yang lainnya, Udhik (ketua kelas abadi), Sagaf, Hana, mba Is, Ikay, Kuswati, dan lain-lain yang tak dapat kusebutkan satu per satu. Itu yang sudah gabung, ada namanya, dan sudah "ngoceh" sejak beberapa waktu lalu ketika tulisan ini dibuat. Dan terima kasih terspesialku buat Ari Novianti Rakhma atau yang tertulis dengan nama Miss Arien, terima kasih atas respon tadi. Sepertinya itu kabar pertama yang kudengar darimu setelah beberapa tahun yang lalu pertanyaan melalui komentar di fesbuk tak terbalas.

Miss you all. And happy reunion......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Monggo....dipun komentari.....