Kamis, 21 Juli 2011

Tak usah dibaca

Aku, apa lagi yang bisa kutuliskan di sini,,,,,
ini sungguh membosankan,,
[
baiklah, aku mulai merasa bosan. Aku bosan dengan kesendirian ini,
Aku tidak sedan coding. aku tidak sedang menuliskan kode untuk sebuah program.
aku hanya sedang menuliskan, melampiaskan amarahku,,,,
melampiaskan apa yang ingin aku lampiaskan..
memuncratkan apa yang ingin aku muncratkan,,.,
huh, sungguh membosankan..
aku baru menghadiri pernikahan beberapa orant temanku,
teman-teman semasa SMA-ku..
sebagian tidak aku hadiri acaranya...
entah apa alasanku....
sekarang aku hanya ingin, aku hanya menginginkan "obat" dari "penyakitku" ini..
ya, ini memang rasanya sudah seperti penyakit.
sungguh membosankan rasanya.
aku tak tahu harus memulai dari mana;.
]



Baiklah aku akan memulai lagi,....
entah apa yang akan aku mulai...
beberapa tahun lalau tak akan sama seperti sekarang ini rasanya.
satu hal,
aku tak pernah bisa membina sebuah hubungan yang baik dengan beberapa orang..
di sekitarku..
aku tak tahu bagaimana membina hubungan secara fisik..
entahlah, mungkin ini yang disebut dengan kuper..

Tahukah kau bagaimana kupernya aku ini..
aku bahkan merasa terasing dari lingkunganku....
aku tak pernah pergi bergaul dengan tetanggaku.
membuatku menjadi orang yang tak berguna..
aku merasa menjadi anak yang tak berguna..
aku bahkan tidak paham siapa-siapa tetanggaku...
aku tak hapal bahkan tetangga-tetanggaku, bagaimana detail meraka..
kalau di perkotaan mungkin hal ini adalah sangat wajar...
tapi tidak di daerahku.. di pedesaan.... di pedalaman yang penuh dengan nuansa kekeluargaan..
satu sama lain.... antartetangga...

hal tersebut membuatku tak lagi bersosial, manusia merupakan makhluk sosial...
lalu apakah aku masih layak disebut sebagai makhluk sosial?
lha, apakah bentuknya akan menjadi sebuah pertanyaan... lha ini juga pertanyaan...
ah, jangan pertanyaan lah/.//
sungguh membosankan...

Okay, sekarang ceritakan siapa saja yang telah kamu temui,./.
dimulai saat di Sekolah Dasar..
yep, Sekolah Dasarku tidak hanya satu, aku berpindah-pindah sekolah...
aku mengikuti orant tuaku saat aku masih kecil, ke sana kemari
hingga aku telah menempati empat sekolah dasar selama aku bersekolah...

Bagaimana dengak kawan-kawanku, tentu kalian tidak merasakan apa yang aku rasakan, bukan?
Aku mengerti setiap orang memiliki problem masing-masing.


Bookmark and Share

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Monggo....dipun komentari.....