Rabu, 27 Agustus 2008

sudarwin


Kembali mengingat sejarah tentang dirimu. Mengagumi kepribadianmu yang berwibawa juga kepemimpinanmu saat itu. Sebagai seorang pemimpin kau sangat disegani oleh anggotamu. Saat itu, tepatnya pada tahun 2005-an kau memimpin sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang Alam yaitu Repasmada (Remaja Pecinta Alam SMA Negeri 1 Sidareja), tak ada yang tak mengenalmu. Kau salah satu orang yang memiliki kelebihan yang tak dimiliki orang lain juga yang tak pernah kumiliki.


Pada hari Sabtu, tanggal 16 Agustus 2008, di atas bis ketika kau hendak pergi ke Ciotes aku tak bermaksud membohongimu, atau menyasarkanmu, atau membuatmu celaka hingga kau kebablasan dari tempat tujuanmu. Tapi aku yang saat itu benar-benar tak ingat di mana tempat yang kau maksud. Saat itu pikiranku sedang benar-benar kacau, aku berangkat ke Purwokerto saat dirundung seribu kerinduan yang tak terobati. Seandainya kau tahu perasaanku saat itu. Betapa malangnya aku ini.


Tujuanku berlibur pada hari Jum'at, 15 Agustus 2008 adalah menemui Emji, ternyata apa yang tejadi tak pernah sesuai dengan yang diharapkan; barang batang hidungnya saja tak dapat kutatap. Betapa rindunya aku ini, meski baru sekitar dua bulan aku tak bertemu dengan Emji.


Win, seandainya waktu dapat kuputar kembali. Tak akan kulakukan kesalahan itu. Yang dapat kusampaikan adalah, bahwa hal itu bukan atas kesengajaanku tapi di luar kesadaranku. Kuharap kau bisa dan mau memaafkanku atas kesalahan yang telah kuperbuat padamu. Mohon maaf lahir dan batin.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Monggo....dipun komentari.....